Cara budidaya cabe dalam pot dengan sistem hidroponik berikut ini
langkah-langkah yang dapat kita lakukan: Siapkan wadah media tanam,
wadah ini bisa saja pot bunga, kaleng bekas, ember bekas atau plastik
polibek. Wadah ini gunanya hanya untuk menampung media tanam secara
hidroponik yang akan kita lakukan. Siapkan sabut kelapa yang telah
dikeringkan terlebih dahulu, hancurkan sabut kelapa tersebut hingga
ukurannya kecil-kecil (kurang lebih 1/2 cm). Sabut kelapa ini gunanya
untuk menyimpan air dan unsur hara untuk tanaman cabe secara hidroponik.
Siapkan serbuk gergaji atau sekam, kegunaanyna sama saja dengan
sabut kelapa, kita menambahkannya hanya untuk mendiferfikasi media tanam
saja. Siapkan kerikil, kegunaan kerikil pada sistem tanaman cabe
hidroponik adalah untuk menjadi tempat merekatnya akar atau memperkokoh
tanaman cabe. Selain kerikil bisa juga digunakan pasir, namun saya lebih
menganjurkan kerikil karena kerikil akan lebih memberi space untuk
pergerakan akar dalam mencari makanan di sekitar wadah.
Cara menanam cabe secara hidroponik: Sebelumnya kita asumsikan bahwa bibit cabe telah kita semai sebelumnya di tempat penyemaian. Isi dasar dari wadah dengan sabut kelapa terlebih dahulu Selanjutnya isi wadah tanaman cabe hidroponik dengan campuran serbuk gergaji + sabut kelapa + kerikil (dicampur secara merata). Perbandingannya 1:1:1. Selanjutnya isi lagi wadah dengan sabut kelapa saja Lapisan terakhir di lapisan paling atas isi wadah dengan kerikil saja, ini untuk mengurangi penguapan pada tanam hidroponik. Biarkan wadah tersebut di tempat yang teduh selama sehari semalam (sebainya dibawah pohon atau pagar hidup) Setelah itu siram media hidroponik dengan air yang telah dicampur dengan pupuk dasar. Untuk pupuk dasar saya biasa menggunakan air pupuk kompos yang telah difermentasikan. Siram hingga tingkat kebasahan 60 %, cala mengetahui tingkat kebasahan 60 % cucukan jari anda kedalam media hidroponik tanaman cabe lalu angkat jari tersebut. Jika jari anda basah namun tidak meneteskan air maka itu sudah mendekati kebasahan 60%. Biarkan pot tersebut selama 3 jam, setelah itu tanam bibit cabe di dalam pot tersebut. Sampai langkah ini kegiatan menanam cabe secara hidroponik telah selesai. Hari-hari berikutnya kegiatan kita hanya mengontrol kadar air dan pemupukan.
Cara menanam cabe secara hidroponik: Sebelumnya kita asumsikan bahwa bibit cabe telah kita semai sebelumnya di tempat penyemaian. Isi dasar dari wadah dengan sabut kelapa terlebih dahulu Selanjutnya isi wadah tanaman cabe hidroponik dengan campuran serbuk gergaji + sabut kelapa + kerikil (dicampur secara merata). Perbandingannya 1:1:1. Selanjutnya isi lagi wadah dengan sabut kelapa saja Lapisan terakhir di lapisan paling atas isi wadah dengan kerikil saja, ini untuk mengurangi penguapan pada tanam hidroponik. Biarkan wadah tersebut di tempat yang teduh selama sehari semalam (sebainya dibawah pohon atau pagar hidup) Setelah itu siram media hidroponik dengan air yang telah dicampur dengan pupuk dasar. Untuk pupuk dasar saya biasa menggunakan air pupuk kompos yang telah difermentasikan. Siram hingga tingkat kebasahan 60 %, cala mengetahui tingkat kebasahan 60 % cucukan jari anda kedalam media hidroponik tanaman cabe lalu angkat jari tersebut. Jika jari anda basah namun tidak meneteskan air maka itu sudah mendekati kebasahan 60%. Biarkan pot tersebut selama 3 jam, setelah itu tanam bibit cabe di dalam pot tersebut. Sampai langkah ini kegiatan menanam cabe secara hidroponik telah selesai. Hari-hari berikutnya kegiatan kita hanya mengontrol kadar air dan pemupukan.





